Jakarta: Puncak kemeriahan perayaan Imlek Festival 2577 berlangsung di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu, 28 Februari 2028 malam. Acara yang dihadiri ribuan warga tersebut menjadi panggung akulturasi budaya yang luar biasa, memadukan tradisi Tionghoa dengan kekayaan budaya Nusantara dalam bingkai keberagaman yang harmonis.
Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya menyampaikan, Imlek tahun ini yang bersamaan dengan Ramadan bukan hanya perayaan tradisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat persaudaraan dan persatuan.
“Perayaan Imlek tahun ini memiliki makna yang sangat dalam. Imlek hadir berdampingan dengan bulan suci Ramadan. Ini adalah wajah asli Indonesia. Berbeda tapi rukun, beragam, satu tujuan. Indonesia adalah bangsa besar yang tidak takut pada perbedaan. Bangsa besar justru merawat perbedaan sebagai kekuatan,” ujar Prabowo.
Senada dengan Presiden, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Umum Panitia Imlek Nasional 2577, Irene Umar menyebut Imlek Festival 2577 merupakan wujud nyata inklusivitas bangsa Indonesia.
“Inilah Indonesia. Kita ingin menunjukkan lewat Harmoni Imlek Nusantara, bahwa Indonesia the most inclusive country in the world. Karena kita Indonesia Bhineka Tunggal Ika, Berbeda-beda tetapi tetap satu,” kata Irene.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menambahkan bahwa Imlek telah menjadi bagian dari kekayaan budaya bangsa. Menurutnya, festival ini menjadi ruang perjumpaan lintas budaya, lintas agama, dan lintas generasi.
“Melalui festival Imlek Nusantara, diharapkan dapat mempererat persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman, melestarikan nilai-nilai budaya luhur sebagai bagian dari identitas bangsa, menumbuhkan semangat toleransi, saling menghargai, dan gotong royong, serta menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar memahami dan mencintai budaya Nusantara,” ucapnya.
Ragam pertunjukan
Sepanjang acara festival, pengunjung disuguhi parade pertunjukan yang memukau. Mulai dari atraksi Barongsai dan Liong yang lincah, hingga penampilan berbagai tarian tradisional Indonesia, menjadi simbol bahwa Imlek di Indonesia telah melebur menjadi identitas nasional yang inklusif.
Interaksi antarbudaya terlihat jelas saat penari dari berbagai latar belakang etnis tampil bergantian di acara puncak festival bertajuk ‘Harmoni Imlek Nusantara’, menciptakan suasana toleransi yang kental, terlebih perayaan Imlek tahun ini beriringan dengan suasana bulan suci Ramadan.
Pelepasan Lotus oleh Wapres
Suasana keberagaman begitu terasa saat prosesi pelepasan lotus oleh Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka, didampingi Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, serta perwakilan pemuka agama dari enam agama yang ada di Indonesia. Secara bergantian, mereka melepaskan kelopak lotus bercahaya ke area kolam, yang melambangkan doa dan harapan baik bagi bangsa.
Tak lama berselang, langit Jakarta dihiasi Drone Light Show. Ratusan drone membentuk berbagai formasi yang sarat akan makna yang baik bagi masa depan Indonesia, mulai dari formasi lampion, berbagai ornamen Imlek seperti Kuda Api, hingga berbagai simbol persatuan Indonesia.
Imlek Festival 2577 merupakan inisiatif budaya yang bertujuan merayakan keberagaman Indonesia. Melalui akulturasi budaya, festival ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan adalah kekayaan bangsa.
Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya menyampaikan, Imlek tahun ini yang bersamaan dengan Ramadan bukan hanya perayaan tradisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat persaudaraan dan persatuan.
“Perayaan Imlek tahun ini memiliki makna yang sangat dalam. Imlek hadir berdampingan dengan bulan suci Ramadan. Ini adalah wajah asli Indonesia. Berbeda tapi rukun, beragam, satu tujuan. Indonesia adalah bangsa besar yang tidak takut pada perbedaan. Bangsa besar justru merawat perbedaan sebagai kekuatan,” ujar Prabowo.
Senada dengan Presiden, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Umum Panitia Imlek Nasional 2577, Irene Umar menyebut Imlek Festival 2577 merupakan wujud nyata inklusivitas bangsa Indonesia.
“Inilah Indonesia. Kita ingin menunjukkan lewat Harmoni Imlek Nusantara, bahwa Indonesia the most inclusive country in the world. Karena kita Indonesia Bhineka Tunggal Ika, Berbeda-beda tetapi tetap satu,” kata Irene.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menambahkan bahwa Imlek telah menjadi bagian dari kekayaan budaya bangsa. Menurutnya, festival ini menjadi ruang perjumpaan lintas budaya, lintas agama, dan lintas generasi.
“Melalui festival Imlek Nusantara, diharapkan dapat mempererat persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman, melestarikan nilai-nilai budaya luhur sebagai bagian dari identitas bangsa, menumbuhkan semangat toleransi, saling menghargai, dan gotong royong, serta menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar memahami dan mencintai budaya Nusantara,” ucapnya.
Ragam pertunjukan
Sepanjang acara festival, pengunjung disuguhi parade pertunjukan yang memukau. Mulai dari atraksi Barongsai dan Liong yang lincah, hingga penampilan berbagai tarian tradisional Indonesia, menjadi simbol bahwa Imlek di Indonesia telah melebur menjadi identitas nasional yang inklusif.
Interaksi antarbudaya terlihat jelas saat penari dari berbagai latar belakang etnis tampil bergantian di acara puncak festival bertajuk ‘Harmoni Imlek Nusantara’, menciptakan suasana toleransi yang kental, terlebih perayaan Imlek tahun ini beriringan dengan suasana bulan suci Ramadan.
Pelepasan Lotus oleh Wapres
Suasana keberagaman begitu terasa saat prosesi pelepasan lotus oleh Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka, didampingi Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, serta perwakilan pemuka agama dari enam agama yang ada di Indonesia. Secara bergantian, mereka melepaskan kelopak lotus bercahaya ke area kolam, yang melambangkan doa dan harapan baik bagi bangsa.
Tak lama berselang, langit Jakarta dihiasi Drone Light Show. Ratusan drone membentuk berbagai formasi yang sarat akan makna yang baik bagi masa depan Indonesia, mulai dari formasi lampion, berbagai ornamen Imlek seperti Kuda Api, hingga berbagai simbol persatuan Indonesia.
Imlek Festival 2577 merupakan inisiatif budaya yang bertujuan merayakan keberagaman Indonesia. Melalui akulturasi budaya, festival ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan adalah kekayaan bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
